Menjajaki Bisnis Tanah Kaplingan, Setelah Bergelimang Komputer

Maaf. Hampir beberapa minggu ini saya telah membatalkan tekad untuk rutin ngeblog setiap Senin. Untuk kealpaan ini, kata maaf rasanya tidak cukup. Saya harus membagi alasan agar tidak ada excuse antara kita. :)

Berawal dari anak pertama saya yang terserang demam berdarah (DBD). Penyakit yang cukup menimbulkan traumatik bagi saya. Soalnya, anak kedua saya lebih dulu terkena dua tahun lalu. Cukup berdebar juga saat mendapati panas anak tiga hari turun naik. Trombosit turun. Saat membawa ke dokter, saran rawat inap sudah saya duga keluar dari mulut sang dokter. Maka, dirawat inap selama lima harilah sang anak di rumah sakit ABK Pontianak.

Note: Selain bisnis hotel, bisnis rumah sakit juga mulai menggeliat di Pontianak. Bayangkan, saat itu hampir seluruh rumah sakit di Pontianak full booked. Untuk mendapat kamar saja, saya harus antri satu hari.

Kesibukan lainnya, saya mulai menjajaki bisnis jual tanah kaplingan. Berdasarkan pertimbangan rekan yang cukup lama terjun di dunia properti, jual kaplingan tanah cukup aman di tengah badai perbankan nasional. Pengetatan KPR dari perbankan cukup berdampak pada penjualan properti milik beberapa rekan. Mayoritas rekan yang jebolan seminar dan workshop “beli properti tanpa modal” ini akhirnya diburu utang tunai yang harus dibayar tempo: cash tempo. Seleksi alam dimulai.  

Tak butuh waktu lama, saya mengajak dua rekan untuk menjajaki bisnis jual kaplingan tanah di Pontianak dan sekitarnya. Alhamdulillah, dalam hitungan hari mengerucut dua lokasi yang dibidik: daerah Punggur dan Rasau Jaya. Setelah melalui pertimbangan arah pengembangan Kubu Raya, kami akhirnya memilih tanah di Rasau Jaya, tepatnya di Sekunder C. 15 menit dari bandara Supadio.

Kini, progress-nya pada tahap balik batas. Anda yang berminat investasi silakan kontak saya untuk mendapatkan harga terbaik. Anda yang memiliki lahan, mari kita kerjasama menggarapnya, bisa dalam bentuk jual kaplingan, atau investasi perkebunan, atau bentuk kerjasama lainnya.

bisnis toko komputer warnet

Bisnis inti sendiri tentu tidak saya pinggirkan. Saya sedang menata ulang toko komputer dan warnet. Setelah dua tahun, saya berniat menggabungkan toko komputer dan warnet dalam satu lokal, tidak terpisah. Traffic warnet yang cukup tinggi saya harapkan mampu melejitkan penjualan laptop dan aksesoris komputer.

Dan dalam minggu-minggu ini juga saya ingin mengintensifkan jualan online toko komputer PASS. Setelah merasakan efektifitas jualan lewat Toko Bagus (OLX) dan Facebook, kini saatnya toko komputer saya menggarap lahan basah online via Satuharga.com dan Tokopedia.

Baca juga: Toko Komputer Pontianak dan Keajaiban Bisnis Online

Anda yang berniat membuka toko terpadu (toko komputer+warnet+atk+hotspot), silakan kontak saya. Saya akan menjelaskan business plan kepada anda. Bila anda ada modal berlebih, saya siap membimbing dan mendampingi mulai dari nol kecil. Syarat awal: anda memiliki atau finalisasi penjajakan lokasi yang dekat kampus, sekolah atau perkantoran.

Demikianlah, tulisan saya di sepertiga November ini. Agak sedikit blak-blakan memang, hard selling mungkin. Ini semata menyiasati umur yang kian menapak empat. Anak membesar. Hidup hanya sekali, harus dirayakan berkali-kali.

Mau mulai bisnis, siapa takut!

0 komentar:

Terima kasih atas komentar anda.